6 Makanan Ini Harus Dihindari Jika Ingin Tidur Nyenyak

6 Makanan Ini Harus Dihindari Jika Ingin Tidur Nyenyak

6 Makanan Ini Harus Dihindari Jika Ingin Tidur Nyenyak – Siapa sih yang tidak ingin tidur nyenyak? Tak hanya bisa membuat tubuh terasa nyaman, tidur nyenyak juga bisa membantu tubuh tetap bugar dan tidak mudah terkena penyakit. Salah satu cara yang bisa memastikan kita bisa tidur nyenyak adalah dengan memilih makan malam yang tepat.

Beberapa jenis makanan yang harus dihindari demi membuat tidur nyenyak

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa jenis makanan yang bisa menurunkan kualitas tidur atau bahkan memicu mimpi buruk. Mengingat hal ini bisa membuat kita merasa tidak nyaman saat bangun tidur, sebaiknya memang kita tidak mengonsumsinya.

Berikut adalah berbagai makanan yang sebaiknya dihindari di malam hari.

  1. Gorengan

Sayangnya, masih banyak orang yang terbiasa makan gorengan di malam hari, termasuk di dekat waktu tidur. Rasanya yang nikmat dan renyah memang sangat sulit untuk ditolak. Masalahnya adalah gorengan termasuk dalam makanan dengan kandungan lemak yang sangat tinggi. Kandungan ini akan membuat pencernaan berjalan sangat lambat sehingga saat tidur, pencernaan masih bekerja dengan keras.

Jika sampai perut masih bekerja saat tidur, kita pun tidak akan bisa tidur dengan nyenyak. Bahkan, bisa jadi hal ini akan berimbas pada sensasi tidak nyaman yang membuat kita sering terbangun.

  1. Sambal atau makanan pedas

Selain gorengan, kita juga sering mengonsumsi sambal atau makanan pedas di malam hari. Makanan ini memang bisa memberikan sensasi mantap atau segar. Sayangnya, makanan pedas juga bisa memicu iritasi lambung atau sensasi mulas. Jika hal ini terasa hingga ke waktu tidur, kita tentu akan sulit tidur atau bahkan tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Dalam banyak kasus, makanan pedas juga bisa memicu masalah asam lambung tinggi yang tentu akan membuat sensasi tidak nyaman pada tubuh.

  1. Cokelat

Cokelat adalah camilan yang nikmat untuk dikonsumsi siapa saja. Banyak orang yang sengaja mengonsumsinya di malam hari demi membuat suasana hati menjadi lebih nyaman setelah seharian merasa … Lanjutkan membaca

Lidah Gatal Saat Makan Nanas, Berbahayakah?

Lidah Gatal Saat Makan Nanas, Berbahayakah?

Lidah Gatal Saat Makan Nanas, Berbahayakah? – Salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia adalah nanas. Tak hanya dimakan langsung, nanas sering ditemukan sebagai campuran rujak atau bahkan dijadikan jus. Bahkan, beberapa makanan seperti salad dan pizza juga menambahkan nanas demi membuatnya memiliki rasa yang lebih nikmat. Hanya saja, jika dicermati, kita akan merasakan sensasi tidak nyaman seperti gatal-gatal pada lidah dan bibir saat memakannya. Apakah hal ini berbahaya?

Penyebab sensasi gatal pada mulut saat makan nanas

Ada banyak sekali jenis sayuran dan buah-buahan yang bisa kita konsumsi. Sebagian di antaranya memiliki kandungan enzim yang bisa membantu tubuh memecah kandungan dari makanan seperti protein, lemak, atau karbohidrat. Hanya saja, terkadang keberadaan enzim-enzim ini juga bisa menyebabkan datangnya efek samping.

Di dalam nanas, terdapat kandungan enzim bromelain yang sebenarnya memiliki kemampuan untuk memecah protein. Hanya saja, kandungan enzim ini bisa menyebabkan sensasi gatal-gatal pada bibir atau lidah. Memang, sensasi gatal-gatal ini biasanya terasa ringan, namun cukup banyak yang mengaku tidak nyaman dengan kondisi ini.

Enzim bromelain bisa ditemukan di hampir seluruh bagian nanas, namun konsentrasi paling banyak ada di bagian tengah buah dengan warna cerah ini. Bagian ini biasanya yang paling terasa berserat dan keras meskipun masih bisa dikonsumsi sebagaimana bagian nanas lainnya.

Sebagian orang menyebut keberadaan air liur di dalam mulut bisa membantu meredakan sensasi gatal-gatal ini. Hal ini berarti, kita tidak perlu khawatir saat merasakannya saat makan nanas karena tidak akan menyebabkan dampak yang berbahaya.

Bisakah mencegah munculnya rasa gatal sebelum makan nanas?

Ada sebagian orang yang sengaja mengupas kulit nanas dan membiarkannya seharian karena menganggapnya bisa menghilangkan efek gatal-gatal saat mengonsumsinya. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut belum ada penelitian yang membuktikan bahwa tindakan ini memang terbukti cukup ampuh mencegah sensasi gatal.

Hanya saja, jika kita mengolah nanas seperti menghangatkannya atau memasaknya menjadi campuran makanan lainnya, akan memicu reaksi … Lanjutkan membaca

Siapa sebenarnya yang memulai terjadinya persalinan?

Siapa sebenarnya yang memulai terjadinya persalinan?

Siapa sebenarnya yang memulai terjadinya persalinan? – Sebuah studi baru-baru ini menyiratkan bahwa Bayi bertanggung jawab untuk memulai persalinan spontan! “Diterbitkan di Journal of Clinical Investigation dan didukung oleh National Inisiatif Kesehatan dan Inisiatif Penelitian Prematuritas Hibah dari March of Dimes, penelitian ini memperluas penelitian sebelumnya yang telah menyarankan sinyal dari janin yang benar-benar bertanggung jawab atas inisiasi kelahiran, “(Laporan Growingyourbaby.com). Peneliti Pusat Kesehatan UT Southwestern telah mengidentifikasi dua protein di paru-paru tikus janin yang memulai persalinan. Protein SRC-1 dan SRC-2 mengaktifkan gen di dalam paru-paru bayi di dekat masa subur, “menghasilkan peningkatan produksi komponen surfaktan, protein surfaktan A (SP-A), dan platelet-activating factor (PAF). Baik SP-A dan PAF kemudian disekresikan oleh paru-paru janin ke dalam cairan amnion, yang menyebabkan respons inflamasi di rahim ibu yang memulai persalinan, “(laporan Sciencedaily).

Apa artinya ini

Setelah protein di produksi oleh bayi, paru-paru mulai memproduksi zat penting yang membantu bernafas normal di luar rahim, dan sekresinya mencapai rahim ibu melalui cairan amnion, dan rahim ibu bereaksi dan kontraksi mulai .

“Studi kami memberikan bukti kuat bahwa janin mengatur waktu kelahirannya, dan bahwa kontrol ini terjadi setelah dua protein pengaturan gen – SRC-1 dan SRC-2 – meningkatkan produksi komponen surfaktan, protein surfaktan A dan faktor pengaktifan platelet. , “Kata penulis senior Dr. Carole Mendelson, Profesor Biokimia, dan Obstetri dan Ginekologi di UT Southwestern.” (UT Southwestern Medical Center states).

Meskipun penelitian ini dibuat terutama untuk menyelidiki persalinan prematur pada tikus dan bagaimana memprediksi atau mencegah persalinan prematur, saya ingin membuka pikiran Anda terhadap gagasan lain: bahwa dalam kehamilan alami dan sehat, bayi tersebutlah yang memutuskan kapan harus memulai persalinan.

Ada banyak “tekanan” yang sering ditujukan kepada pada ibu untuk memulai persalinan, bahka sebelum para ibu memasuki umur kehamilan 40 minggu, misalnya:

“kamu belum melahirkan juga? bukankah temanmu sudah? (ketika ada teman yang umur kehamilannya tidak beda … Lanjutkan membaca

Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Wortel? Ini Faktanya

Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Wortel? Ini Faktanya

Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Wortel? Ini Faktanya – Wortel termasuk dalam sayuran yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sayangnya, karena rasanya yang cenderung manis, ada sebagian penderita diabetes yang mengaku khawatir untuk mengonsumsinya. Sebenarnya, apakah mereka masih bisa mengonsumsi wortel?

Dampak makan wortel bagi penderita diabetes

Sebagaimana kita ketahui, penderita diabetes memang harus menghindari makanan dan minuman yang manis. Kandungan gula atau kalori yang tinggi di dalam makanan dan minuman manis berpotensi mengacaukan kadar gula darah dan meningkatkan risiko komplikasi.

Beruntung, meskipun wortel juga memiliki rasa yang manis, tidak termasuk dalam pantangan bagi penderita diabetes. Sebagaimana sayur pada umumnya, wortel masih bisa dikonsumsi secara rutin oleh mereka.

Wortel juga termasuk dalam sayuran yang tinggi kandungan nutrisi. Selain itu, jika kita mengonsumsi wortel dengan ukuran sedang, hanya akan mendapatkan karbohidrat sebanyak 4 gram, jumlah yang cukup rendah dan aman bagi penderita diabetes.

Indeks glikemik wortel juga sangat rendah sehingga tidak akan memicu kenaikan kadar gula darah. Hal ini berarti, sering mengonsumsinya juga tidak akan memberikan dampak buruk bagi penderita diabetes.

Beberapa nutrisi sehat yang ada di dalam wortel

Wortel dikenal luas sebagai makanan yang baik bagi kesehatan mata. Padahal, dalam realitanya ada banyak sekali nutrisi sehat dari sayuran dengan warna oranye ini.

Berikut adalah berbagai nutrisi sehat tersebut.

  1. Memiliki kandungan vitamin A yang tinggi

Kandungan vitamin A di dalam wortel tak hanya akan membantu penglihatan tetap prima, namun juga bisa membantu tubuh mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Fakta ini terungkap dalam penelitian yang menggunakan tikus percobaan.

Tikus-tikus yang kekurangan asupan vitamin A cenderung mengalami gangguan sel beta pankreas yang berimbas pada terganggunya sekresi insulin, hormon yang memetabolisme gula darah menjadi energi. Jika sampai sekresi insulin tidak lancar, kadar gula darah akan terus meningkat dan akhirnya memicu dampak buruk bagi penderita diabetes.

Rutin mengonsumsi wortel juga bisa mencegah kondisi hiperglikemia, … Lanjutkan membaca

7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal – Tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Masalahnya, masih banyak orang yang menyepelekan gaya hidup sehari-hari, sehingga rentan untuk terkena masalah kesehatan ini. Oleh karena itu, menjaga tekanan darah tetap normal perlu dilakukan agar terhindar dari risiko penyakit berbahaya.

Cara Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi memastikan bahwa tekanan darah tidak melebihi batas normal.

Berikut adalah berbagai cara menjaga tekanan darah tetap normal yang ternyata mudah dilakukan:

  1. Jogging di akhir pekan

Karena berbagai kesibukan, banyak orang yang hanya sempat berolahraga di akhir pekan. Meskipun begitu, pakar kesehatan menyebut hal ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan tidak melakukan olahraga sama sekali.

Dalam peelitian yang dilakukan oleh Copenhagen City Heart, Denmark. melibatkan 20 ribu partisipan dengan usia 20 hingga 93 tahun ini, disebutkan bahwa jogging di akhir pekan sudah mampu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan proses penyerapan oksigen, dan membuat tekanan darah tetap normal.

  1. Rutin makan yoghurt

Yoghurt lebih dikenal sebagai makanan untuk diet. Rutin makan yoghurt bahkan bisa membantu menurunkan risiko terkena hipertensi sebanyak 31 persen. Hal ini tentu bisa membantu mencegah datangnya masalah hipertensi dengan efektif.

  1. Rutin makan pisang

Selain yoghurt, kita juga sangat disarankan untuk mengonsumsi pisang jika ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal Online, disebutkan bahwa kandungan kalium yang tinggi di dalam pisang bisa menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus menurunkan tekanan darah dengan efektif.

  1. Tidak lagi merokok

Salah satu penyebab tingginya kasus tekanan darah tinggi dan masalah pada jantung di Indonesia adalah karena masih banyak orang yang merokok. Hal ini disebabkan oleh kandungan beracun di dalam asap rokok yang terbukti mampu merusak pembuluh darah dan bisa meningkatkan tekanan darah.

  1. Kurangi kebiasaan kerja

Lanjutkan membaca